Minggu, 12 Juli 2009

ADA APA DENGAN SENYUMANKU?????

Jumat, 9 Juli 2009


Jadi ceritanya waktu aku mau berangkat sculah, aku satu angkot sama anak kecil en ibunya. Anak itu sekitar 2 tahun-an lha. En kayaknya dia lagi sakit coz matanya sayuuu banget.


Aku duduk sama terus nglihatin jam, takut kalau telat. Trus anak kecil tadi nglihatin akuuuu terus sepanjang perjalanan (bukannya GR, emang ia kok). Mungkin dalam hati dia bilang gini:


“Lau au utta getde, au penen ayak mbak tu.. “


Trans: Kalau aku udah gede, aku pengen kayak mbak itu..


Wkwkwkwkwkwkwkkk…

Hach..Haach…Haacccch…!!! (ketawa kayak Mbah Surip)


Terus aku nglihatin anak itu juga.. Habis itu aku senyum ke dia. Bukan senyum sih. Tapi senyum sama nahan ketawa. Apa c namanya? Tau’ ah..

En habis itu…..


HUUUUUWAAAA…!!!!!! (DIANYA NANGISS!!!)


Lho Lho Lho Lho,,, ada apa ini? Ada apa??

ADUH BAGAIMANA???!!

Aku langsung lihat ke arah jalan biar gak dijadiin tersangka, intinya lempar senyum sembunyi muka..


Huhuhuhuhuuuuuuuuuuuuuuuu…..!!

(nangisnya menurun, udah ga tereak-tereak lagi)


Ibunya: Cup cup cup.. sst sst sttt…

(nepuk-nepuk tu anak dengan penuh kasih sayang.)



Untung sculahnya udah deket, en aku cepet-cepet teriak ke pak sopirnya,,, ES-EM-PE !!!!

Akhirnya aku turun juga…

Selese bayar ke pak sopirnya, aku lihat lagi tu anak. Dia tetep nglihatin aku, tapi aku ga berani senyum lagi ke dia, takut kalau ntar nangis lagi… hehehehehe…

Brummm.. wuuussshh.. Angkotnya udah jalan..


Bub bye, De’….. Maap ia….




Huwwaa,, aku kena flu kok ga sembuh-sembuh sih.. Malah sekitar 3 hari yang lalu, aku bersin sampe keluar DARAHnya, tapi bukan mimisan. Hiks hiks hiks..


Oia, udah 2 hari di sculah ada Pra MOS. En aku seneeeeeeng banget. Kan ceritanya (bukan ceritanya, emang bener c) aku jadi salah satu pendamping kelas MOS. Anaknya lucu-lucu, masih pake seragam SD. Nurut-nurut pula. Kita main games, seru-seruan, cerita-cerita tentang sekolah, pelajaran, dsb.. Hehe.. Aku jadi isa ngrasain gimana jadi kakak. Hwahaaa… Yaaaa maklum lha kalau aku seneng banget, kan ini pengalaman

Pokoknya beberapa hari terakhir ini aku disibukkan dengan berbagai macam kegiatan. Jadi, ga bosen di rumah terus deh. SEMANGAT!


Akhir liburan yang menyenangkan..!!!!



Sabtu, 04 Juli 2009

THE NEW SPIRIT!!!

Aku pengeeeennnn cepet-cepet masuk. Karena di bulan ini, aku tercatat sebagai murid kelas IX. Badge yang kemarin berwarna kuning (SpongeBob!!!!) kini berganti jadi warna merah (Devil?? Oh No!!) . Hohoho.. Seru!! Tantangan baru!! Sikat!! Mantab!! Hweheeee… Tapi tapi tapi tapi tapi, itu artinya setahun ke depan aku harus mempersiapkan diri untuk memberantas satu monster. UJIAN AKHIR NASIONAL (UAN).. Gak bisa santai-santai seperti kelas 7 dan 8 tahun lalu. Kali ini, harus lebih siap! Gak boleh main-main! And gak boleh meremehkan! MERDEKA!!!! ALLAHU AKBAR!!!! Pheeewww!!!

SMP ma SD bener-bener beda ya??!! SMP rasanya cepeeeeeettt buanget, yaiyalah, orang cuma 3 tahun. Kalau SD mah ga usah ditanya.. heheee.. Tapi, entah kenapa 2 tahun aku di SMP ini rasanya seperti baru 6 bulan. Seperti baru kemarin aku ikut Pendaftaran Siswa Baru (PSB) di SMP. Hwahaaa…

Yaaa memang inilah yang harus dijalani. Memang ini yang harus dilalui. Dan memang ini, kodratku sebagai pelajar. Jadi, setiap detik, setiap waktu, setiap hari, dan sampai kapan pun harus tetep SEMANGAAAAAAATTTTTTTTTT!!!!!!!

Setiap pagi, setiap aku nglihat bayanganku sendiri di cermin (halah!), aku selalu berkata dalam hati: aku kini berubah, aku memasuki masa remaja, aku gak boleh cengeng, aku gak boleh lemah, aku harus kuat, aku harus semangat, SEMANGAT ARDHANA!!! SEMANGAT!. Itu dalam hati. Terus habis itu aku mengangkat tangan dengan tangan mengepal. Dan dengan keteguhan hati, layaknya pejuang yang akan memproklamirkan kemerdekaan (Wuih! Lebai!) aku berkata pelan tapi mantabbb,


“Hah, jam berapa ini???? Hwaaaa!!! Aku telaaattt!!”


EH… SALAH….. SALAH….. BUKAN!!!!

Ulangi….


Terus habis itu aku mengangkat tangan dengan tangan mengepal. Dan dengan keteguhan hati, layaknya pejuang yang akan memproklamirkan kemerdekaan (Wuih! Lebai!) aku berkata pelan tapi mantabbb,


“SEMANGAT!!!! IT’S THE BEST DAY EVER!!!”


Wkwkwkwk.. Percaya atau tidak, kata-kata se-sederhana itu dengan ajaib bisa membuatku lebih semangat dan lebih ceria untuk menjalani hari.. ^_^



GOODBYE DAY

27 Juni 2009

Di bumi SINESA, SMP Negeri 1 Singosari, my beloved sculah, ada acara Pelepasan Siswa-Siswi Kelas IX plus acara Pentas Seni (Pensi). Ih uau!! Hari yang aku tunggu-tunggu sekaligus hari yang aku benci.

Jam 6 pagi, aku udah ada di skulah. Nyiapin bazar, nyiapin tempat penukaran kupon, nyiapin konsumsi, pokoknya beberapa tugas OSIS lainnya. Habis itu, aku latihan baca puisi sama tim paduan suara. Ya! Aku baca puisi. Sebagai perwakilan dari murid kelas 7 and 8. Sekaligus sebagai pesan-pesan untuk kakak-kakak kelas IX yang ntar lagi udah pake’ seragam putih abu-abu. Agak ga Pe De juga sih diriku. Tapi aku lawan semua itu dengan keyakinan “Ini Persembahan Terakhir”. Eiittzzz,, bukan mau mati, tapi ini kan momen yang belum tentu bisa keulang lagi. Jadi aku gak menyia-nyiakan kesempatan ini.

WOCHE!!!! Sekitar jam 07.30 acara dimulai. (sambutan-sambutan, hiburan-hiburan, etc) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dan eng-ing-eng!! Tiba saatnya aku naik ke panggung di tengah-tengah lagu Terima Kasihku. Hwaaaaaa!! Malu.. wkwkwkwkwkwk. Setelah baca puisi, aku turun panggung, dan…………. (aduh, gak pantes buat diceritain. Privasi).
Acara inti udah selesai. Dan tibalah saatnya!! Acara yang paling ditunggu-tunggu oleh ARSINESA (Julukan buat para murid Sinesa),,,,, PENSI!! YEAH!! Semua boleh unjuk gigi di sini. Heheee..



Seperti yang udah aku bilang dari awal tadi, hari itu sekaligus hari yang aku benci. Kok bisa??? Hiya emang bisa, karena akan ada sebuah PERPISAHAN. Dan kalau boleh jujur, aku benci akan hal itu. Hal yang tak bisa aku bayangkan sejak aku duduk di bangku kelas VIII dan sejak aku mengenalnya. Ya.. sejak-aku-mengenalnya…

Namun, tak selamanya aku memandang sebuah perpisahan sebagai hal yang selalu meguras air mata. Tak selamanya aku menilai sebuah perpisahan sebagai MONSTER belaka. Tetapi, perpisahan inilah yang dapat membuatku belajar untuk menilai suatu hal dari 2 sisi. Coba kita pikir, mengapa Tuhan menciptakan kepedihan padahal kebahagiaan adalah sesuatu yang terindah?? Mengapa Tuhan menciptakan sebuah bencana padahal ketenteraman adalah hal yang terbaik?? Mengapa Tuhan menciptakan sebuah perpisahan padahal kebersamaan adalah suatu hal yang berharga??? Mengapa??? Aku pikir semua itu untuk membuat kita belajar lebih menghargai. Belajar lebih mensyukuri. Belajar untuk tidak selalu memandang sebelah mata. Bila tidak ada kepedihan, mungkin selamanya kita tidak akan bisa mensyukuri nikmat kebahagiaan. Bila tidak ada kematian, mungkin selamanya kita tak akan bisa menghargai arti sebuah kehidupan.

Pada akhirnya,, aku kini mengerti. Perpisahan 27 Juni itu memiliki arti. Memiliki makna. Memang, semua itu adalah penilaian dan kata-kata dari seorang anak (yang bisa dikatakan) kecil seperti diriku. Memang, aku bukanlah filosofis, aktifis, atau yang lainnya yang berakhiran FIS, haha.. Tetapi setidaknya pada hari itu aku mendapat pelajaran baru. Pelajaran untuk lebih mengerti dan menghargai arti sebuah…..PERTEMUAN….

WHEN U'RE GONE

I always needed time on my own
I never thought I'd need you there when I cried
And the days feel like years when I'm alone
And the bed where you lie
Is made up on your side

When you walk away
I count the steps that you take
Do you see how much I need you right now

Chorus:
When you're gone
The pieces of my heart are missing you
When you're gone
The face I came to know is missing too
When you're gone
The words I need to hear to always get me through the day
And make it okay
I miss you

I've never felt this way before
Everything that I do
Reminds me of you
And the clothes you left
They lie on the floor
And they smell just like you
I love the things that you do

When you walk away
I count the steps that you take
Do you see how much I need you right now


Bridge:
We were made for each other
Out here forever
I know we were
Yeah, yeah
And all I ever wanted was for you to know
Everything I do I give my heart and soul
I can hardly breathe I need to feel you here with me yeah